Jangka Pendek

Pengembangan jangka pendek kami adalah Pembangunan (Pengembangan) Terminal Petikemas Belawan Paket II sepanjang 350 m, seiring dengan rencana pembangunan pekerjaan sipil Paket II sepanjang 350 m oleh Kementerian Perhubungan. Setelah selesai Proyek Pengembangan Paket I dan Paket II maka terminal petikemas Belawan akan mendapat tambahan dermaga sepanjang total 700 m dengan total tambahan kapasitas sebesar 800.000 Teus/Year. Latar belakang pengembangan terminal petikemas Belawan :
  • Terminal petikemas Belawan yang ada saat ini, yaitu BICT (Belawan International Container Terminal) dibangun dan resmi dioperasikan tahun 1987 merupakan terminal petikemas kedua di Indonesia setelah Tanjung Priok.
  • Kapasitas terminal eksisting sebesar 1.200.000 Teus/Year. Realisasi throughput petikemas tahun 2012 mendekati 900.000 Teus. Dari laporan trafik sampai dengan akhir Nopember 2013, diperkirakan throughput tahun 2013 sudah mencapai angka 1.000.000 Teus.
  • Pertumbuhan throughput petikemas di Belawan rata-rata lebih dari 10% per tahun. Angka pertumbuhan ini dapat ditingkatkan tidak hanya didasarkan pertumbuhan ekonomi hinterland, akan tetapi juga dapat dipicu oleh peningkatan kapasitas layanan di pelabuhan (terminal petikemas).
  • Saat ini kedalaman kolam terminal eksisting (BICT) hanya -10.00 mLWS, sehingga kapal-kapal yang dapat dilayani hanya kapal kelas feeder (1.500 Teus) untuk dilakukan transshipment di Port Klang, Tanjung Pelepas maupun Singapore.
  • Belawan perlu terminal kontainer yang cukup dalam sehingga dapat melayani kapal kelas Mother Vessel yang akan merubah pola perdagangan langsung ke Negara tujuan sehingga komoditi Indonesia (Sumatra) dapat lebih bersaing.
Spesifikasi Terminal Petikemas Belawan Paket II : Dengan target kapal yang akan dilayani adalah kapal kelas Mother Vessel yang akan melakukan direct shipment baik ke pelabuhan-pelabuhan di Eropa, Timur Tengah maupun Australia, kami merencanakan terminal Petikemas Dengan Spesifikasi sebagai berikut : a. Infrastruktur :
  • Panjang dermaga 350 m Dengan lebar 30 m, bisa 1 berth atau 2 berth tergantung ukuran kapal Dengan kedalaman kolam -14 mLWS;
  • Area reklamasi Dengan soil improvement menggunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD) untuk menjamin stabilitas dan kerataan lapangan;
  • Container Yard (CY) seluas hampir 10 Ha Dengan total 2.160 ground slot;
  • Jalan dari paving block K-450 untuk menjamin kehandalan mendukung lalu lintas kendaraan berat dan kemudahan perawatan/leveling;
  • Sitting plate dari beton bertulang dudukan kontainer untuk menjamin kehandalan dan kerataan (leveling);
  • Balok jalur Transtainer dari beton bertulang untuk menjamin kehandalan dan kerataan (leveling);
  • System drainase yang menjamin lapangan selalu dalam kondisi kering;
  • Bangunan pendukung meliputi kantor, workshop, pagar, marka/rambu (traffic management system) untuk mendukung kelancaran dan keamanan operasional.
  b. Mechanical/Electrical : Power Supply (bersumber dari PLN, Genset atau Private Power Plant) sebesar 12 MW untuk kebutuhan 4 unit Container Crane, Penerangan Lapangan c. Peralatan Bongkar/Muat :
  • 4 Unit Container Crane Post Panamax Size dengan jangkauan 13 rows untuk melayani kapal ukuran Mother Vessel (sampai dengan4.500 Teus)
  • 12 Rubber Tired Gantry Crane 1 over 6 dan 6 rows
  • 20 Terminal Head Truck/Chasi
d. IT System yang terintegrasi mulai dari permintaan pelayanan, kegiatan pelayanan sampai dengan billing system. Kapasitas Terminal Petikemas Paket II mencapai 400.000 Teus/year. Dengan spesifikasi terminal yang sangat modern tersebut diharapkan Terminal Petikemas Belawan Paket II mampu mendorong dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi dan perdagangan Nasional, khususnya daerah Sumatera Utara dan sekitarnya. Juga dapat mendorong laju pertumbuhan throughput petikemas di pelabuhan Belawan yang saat ini rata-rata baru berada di angka 10 %/tahun.
Vendor / Teknologi Kepelabuhanan
Informasi Lainnya